Berita Terkini

LAZNAS DOMYADHU Akan Hadirkan 50 Anak Yatim Dalam Kegiatan Lebaran Yatim 1448 H Kemenag RI

DEPOK – LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (DOMYADHU) ikut berpartisipasi dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan yang bertema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri” tersebut akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).

Direktur LAZNAS DOMYADHU, Iik Iksandi, mengatakan pihaknya akan menghadirkan 50 anak yatim binaan sebagai bentuk dukungan terhadap ruang partisipasi anak-anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan nasional tersebut.

"Kami membawa 50 anak binaan bukan hanya untuk hadir, tetapi untuk belajar mengambil ruang dengan percaya diri. Mereka memiliki kemampuan, harapan, dan pesan yang layak didengar. Kehadiran Dai Cilik DOMYADHU dalam pembacaan Pesan Anak untuk Negeri menjadi simbol bahwa anak yatim dan dhuafa tidak cukup diposisikan sebagai penerima bantuan, melainkan sebagai generasi yang perlu dibina, didampingi, dan diberi kesempatan untuk tumbuh," kata Iik Iksandi di Depok, Rabu (24/6/2026).

Hadirkan 50 Anak Binaan

Sebanyak 50 anak yatim binaan yang berasal dari asrama asuh dan lingkungan binaan DOMYADHU akan mengikuti kegiatan tersebut. Rombongan dijadwalkan berkumpul di Asrama DOMYADHU Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sebelum berangkat menuju lokasi acara pada pukul 07.00 WIB.

Kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026 menjadi ruang bersama bagi anak yatim dan penyandang disabilitas untuk menunjukkan potensi, menyampaikan aspirasi, serta menampilkan karya dan harapan mereka kepada masyarakat luas.

Menurut Iik, partisipasi anak-anak binaan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran yang mendorong mereka untuk lebih percaya diri, berani menyampaikan gagasan, dan memiliki semangat untuk berkontribusi bagi bangsa.

Komitmen Pembinaan Berkelanjutan

LAZNAS DOMYADHU memandang pembinaan anak yatim dan dhuafa sebagai proses jangka panjang yang dilakukan secara berkelanjutan. Melalui asrama asuh dan lingkungan binaan, lembaga tersebut mendampingi anak-anak mulai dari jenjang pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi.

Pembinaan tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga mencakup penguatan karakter, keterampilan hidup, kepemimpinan, serta persiapan menuju kemandirian.

"Komitmen kami adalah mendampingi mereka secara berjenjang melalui pendidikan, penguatan karakter, dan pembukaan akses masa depan agar kelak mampu mandiri serta memberi manfaat bagi masyarakat," ujar Iik.

Menguatkan Ruang Tumbuh Anak Yatim dan Dhuafa

Keterlibatan LAZNAS DOMYADHU dalam kegiatan yang digelar Kementerian Agama RI ini juga sejalan dengan komitmen lembaga dalam memandang anak yatim dan dhuafa sebagai subjek yang memiliki martabat, potensi, dan suara yang perlu didengar.

Dukungan terhadap pendidikan dan pembinaan yang direncanakan bagi lingkungan asrama binaan diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan proses pendampingan yang selama ini dijalankan.

Melalui momentum Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026, LAZNAS DOMYADHU mengajak masyarakat, donatur, dan mitra untuk bersama-sama membuka ruang tumbuh yang lebih luas bagi anak yatim dan dhuafa agar kelak menjadi generasi yang mandiri, berdaya, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.