Kabar Berita & Edukasi Terkini

Kabar Berita & Edukasi Terkini

Ikuti kabar perkembangan kegiatan penyaluran donasi, cerita inspiratif penerima manfaat, dan artikel edukasi zakat terpercaya dari LAZNAS DOMYADHU.

BERITA TERKINI 11 September 2026

Kolaborasi Strategis Laznas Domyadhu dan Bank Permata

Merajut Harapan bagi Umat: LAZNAS DOMYADHU dan Bank Permata Penjajakan Kolaborasi Kebaikan Strategis Kehadiran sebuah kepedulian sering kali menjadi jawaban atas doa-doa yang terpanjat sepi. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, jembatan kebaikan tidak bisa dibangun sendirian. Dibutuhkan gandengan tangan, kesamaan visi, serta sinergi yang kokoh agar setiap senyum penerima manfaat dapat terus terjaga dan dampak kebaikan bisa menjangkau pelosok yang lebih luas. Berangkat dari semangat gotong royong dan tekad untuk meluaskan kebermanfaatan, LAZNAS DOMYADHU terus bergerak aktif membuka pintu kolaborasi kebaikan dengan berbagai pihak terpercaya. Momen Silaturahmi & Penjajakan Sinergi Strategis Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Kantor LAZNAS DOMYADHU pada Kamis, 10 September 2026. Pertemuan penjajakan kolaborasi kemitraan strategis digelar bersama perwakilan dari Bank Permata guna membahas peluang penyaluran program-program sosial dan kemanusiaan. Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh 3 orang perwakilan tim Bank Permata yang disambut langsung dengan hangat oleh jajaran pimpinan LAZNAS DOMYADHU, antara lain: Iik Ikhsandi (Director LAZNAS DOMYADHU) Andrian Nur (Manager Departemen Program) Fikri Permana (Manager Departemen Keasramaan) Dalam pertemuan tersebut, tim LAZNAS DOMYADHU mempresentasikan berbagai program unggulan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya terkait teknis penyaluran serta realisasi program di lapangan yang selama ini berjalan secara transparan dan tepat sasaran. Diskusi dan pertukaran gagasan berlangsung interaktif, mendalami berbagai potensi sinergi pengelolaan dana CSR maupun ZISWAF demi memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama. Melangkah Bersama Demi Kebermanfaatan Umat Melalui pertemuan ini, telah terbentuk kesepahaman awal serta rancangan rencana tindak lanjut (follow-up) untuk merumuskan aksi nyata kolaborasi sosial antara Bank Permata dan LAZNAS DOMYADHU. Manager Departemen Program LAZNAS DOMYADHU, Andrian Nur, menyampaikan rasa optimis dan apresiasinya atas kunjungan serta niat baik ini: "Kunjungan silaturahmi rekan-rekan dari Bank Permata hari ini menjadi momentum dan langkah awal yang sangat baik. Kami di Domyadhu sangat antusias menyambut potensi kolaborasi ini, karena sinergi dengan mitra perbankan strategis akan semakin menguatkan realisasi penyaluran program kemanfaatan untuk umat. Harapan kami, penjajakan ini bisa segera diwujudkan dalam aksi nyata bersama." LAZNAS DOMYADHU senantiasa komitmen untuk bertindak transparan dan proaktif dalam menjalin kemitraan strategis bersama korporasi maupun instansi. Sinergi ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi dana sosial agar dampaknya semakin nyata dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Mari Buka Ruang Kebaikan Bersama LAZNAS DOMYADHU Setiap langkah kecil yang kita ambil bersama dapat menjadi penerang bagi kehidupan sesama. Kami mengundang seluruh perusahaan, lembaga perbankan, instansi, maupun komunitas untuk turut serta mengukir senyum dan harapan baru bagi umat. Mari wujudkan kepedulian Anda dan instansi Anda bersama LAZNAS DOMYADHU. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk menebar kebaikan yang berkelanjutan. Sampaikan niat baik dan ajuan kemitraan Anda melalui layanan resmi kami di domyadhu.org.

Santri Binaan DOMYADHU Jadi Paskibra HUT RI ke-81 di Cigudeg Bogor
BERITA TERKINI 18 Agustus 2026

Santri Binaan DOMYADHU Jadi Paskibra HUT RI ke-81 di Cigudeg Bogor

BOGOR - Prestasi membanggakan ditorehkan tujuh santri binaan LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (DOMYADHU) dari Pondok Pesantren Al-Araf. Mereka terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera atau Paskibra dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin, 17 Agustus 2026. Ketujuh santri tersebut mendapatkan kepercayaan untuk ikut mengibarkan Sang Saka Merah Putih dalam upacara kemerdekaan yang berlangsung di wilayah Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg. Keterlibatan para santri menjadi kebanggaan tersendiri karena mereka merupakan bagian dari anak-anak binaan DOMYADHU yang selama ini mendapatkan pendampingan pendidikan, keagamaan, pembentukan karakter, dan pengembangan potensi.   7 Santri Binaan DOMYADHU Terpilih Menjadi Paskibra Dalam pelaksanaan Upacara HUT RI ke-81 tersebut, tujuh santri Pondok Pesantren Al-Araf mendapatkan posisi dalam formasi Paskibra sesuai tugas masing-masing. Mereka adalah: Awan Setiawan – Pembawa bendera bagian tengah. Yakub Abdullah S – Pendamping pembawa baki atau Pasukan 8. Azzam Muzaqi – Pasukan 8. Abdullah Azzam Rosul S – Pasukan 17. Muhamad Alif – Pasukan 17. Alwan Adzkia R – Pasukan 17. Azzam Irsyad M – Pasukan 17. Kepercayaan menjadi bagian dari Paskibra merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesiapan fisik dan mental yang harus dijalani para santri. Saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan, mereka tidak hanya menjalankan tugas upacara, tetapi juga membawa semangat generasi muda pesantren untuk ikut menjaga dan mengisi kemerdekaan Indonesia. Bukti Pembinaan Pendidikan dan Karakter Santri Prestasi tujuh santri tersebut menjadi salah satu hasil nyata dari proses pembinaan yang dilakukan kepada anak-anak binaan DOMYADHU di Pondok Pesantren Al-Araf. Pembinaan santri tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik dan pendidikan agama. Para santri juga diarahkan untuk memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan kecintaan terhadap bangsa Indonesia. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan karakter yang dibutuhkan seorang anggota Paskibra. Melalui kegiatan pendidikan dan pengembangan karakter yang dilakukan secara berkelanjutan, para santri diberikan ruang untuk mengenali potensi serta mengembangkan kemampuan mereka. Keikutsertaan sebagai Paskibra HUT RI ke-81 menjadi salah satu kesempatan bagi para santri untuk membuktikan bahwa mereka mampu berprestasi dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.   Keterbatasan Ekonomi Bukan Penghalang untuk Berprestasi Terpilihnya santri binaan yatim dan dhuafa menjadi bagian dari Paskibra memberikan pesan bahwa kondisi ekonomi tidak seharusnya menjadi batas bagi seorang anak untuk berkembang dan meraih prestasi. Dengan pendidikan, pendampingan, kesempatan, serta lingkungan yang mendukung, anak-anak yatim dan dhuafa memiliki potensi yang sama untuk tumbuh menjadi generasi unggul. Kehadiran tujuh santri di lapangan upacara pada momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi simbol bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk belajar, berprestasi, dan berkontribusi bagi bangsa. Bagi DOMYADHU, pemberdayaan anak yatim dan dhuafa bukan sekadar memberikan bantuan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, pembinaan dilakukan untuk membantu mereka menjadi generasi yang mandiri, berpendidikan, berakhlak, percaya diri, serta memiliki cita-cita untuk masa depan. Santri dan Semangat Cinta Tanah Air Momentum HUT RI ke-81 juga menjadi sarana untuk menanamkan semangat nasionalisme kepada para santri. Pendidikan agama dan pendidikan kebangsaan dapat berjalan beriringan dalam membentuk generasi yang memiliki nilai spiritual sekaligus kepedulian terhadap bangsa. Melalui pengalaman menjadi anggota Paskibra, para santri belajar mengenai disiplin, kerja sama tim, kepemimpinan, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan. Pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara semata, tetapi menjadi bekal dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan mereka. Para santri diharapkan terus tumbuh sebagai generasi yang berakhlak baik, memiliki kemampuan, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.   ZISWAF Hadirkan Kesempatan Pendidikan bagi Anak Yatim dan Dhuafa Prestasi para santri juga menjadi bagian dari manfaat dukungan masyarakat yang disalurkan melalui LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa. Dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF yang dipercayakan masyarakat turut mendukung berbagai program pembinaan dan pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa. Dukungan tersebut membantu menghadirkan lingkungan belajar, pembinaan keagamaan, pendidikan karakter, serta kesempatan pengembangan potensi bagi anak-anak binaan. Dengan dukungan para donatur, anak-anak yang sebelumnya memiliki keterbatasan dapat memperoleh kesempatan lebih luas untuk belajar dan mengembangkan kemampuan. Kisah tujuh santri yang terpilih menjadi Paskibra ini menjadi salah satu gambaran bahwa kebaikan yang disalurkan masyarakat dapat berkembang menjadi kesempatan, pengalaman, dan prestasi bagi penerima manfaat. DOMYADHU Terus Dampingi Pendidikan Anak Yatim dan Dhuafa Melalui momentum Peringatan HUT RI ke-81, LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendampingi anak-anak yatim dan dhuafa. Pendampingan dilakukan agar setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh, belajar, mengembangkan kemampuan, serta mengejar cita-citanya. Prestasi tujuh santri Pondok Pesantren Al-Araf menjadi penyemangat agar semakin banyak anak binaan berani mencoba berbagai kesempatan positif, baik dalam bidang pendidikan, keagamaan, olahraga, seni, kepemimpinan, maupun kegiatan sosial. DOMYADHU berharap mereka kelak tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki ilmu, akhlak, kemandirian, dan kepedulian terhadap sesama.   Bersama Dukung Pendidikan Anak Yatim dan Dhuafa Di balik setiap prestasi seorang anak terdapat kesempatan, pendidikan, pendampingan, dan dukungan dari banyak pihak. Melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang ditunaikan melalui LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa, masyarakat dapat ikut menghadirkan lebih banyak kesempatan bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk mengembangkan masa depan mereka. Mari bersama dukung pendidikan dan pembinaan anak yatim dan dhuafa agar semakin banyak generasi muda dapat belajar, berprestasi, serta memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. Temukan berbagai program kebaikan dan tunaikan donasi melalui DompetDonasi.id. Dari kebaikan hari ini, kita bantu lahirkan generasi masa depan yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan cinta Indonesia. Tentang LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (DOMYADHU) merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional yang menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, wakaf, serta dana sosial lainnya. DOMYADHU menjalankan berbagai program pendidikan, sosial, keagamaan, kesehatan, pemberdayaan, dan kemanusiaan untuk membantu anak yatim, kaum dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan. Melalui berbagai program pembinaan dan pemberdayaan, DOMYADHU berkomitmen untuk membantu penerima manfaat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri serta mampu membangun masa depan yang lebih baik.

Kolaborasi Domyadhu dan PATELKI di Indonesia NBS Week Campaign 2026
BERITA TERKINI 03 Agustus 2026

Kolaborasi Domyadhu dan PATELKI di Indonesia NBS Week Campaign 2026

JAKARTA, 1-2 Agustus 2026 - LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa atau Domyadhu berkolaborasi dengan Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) menghadirkan Booth Zakat dalam rangkaian Indonesia Newborn Screening Week Campaign 2026 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta. Kehadiran Booth Zakat tersebut memberikan kemudahan kepada peserta dan pengunjung untuk menunaikan zakat, infak, sedekah, serta donasi sosial. Dalam kegiatan ini, Domyadhu juga memperkenalkan dompetdonasi.id, layanan donasi digital yang dapat diakses melalui website dan aplikasi Android. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memilih serta mendukung berbagai program kebaikan secara lebih mudah, praktis, dan dapat dilakukan dari mana saja. Kolaborasi dalam Indonesia Newborn Screening Week Campaign 2026 Indonesia Newborn Screening Week Campaign 2026 terselenggara melalui kolaborasi sejumlah organisasi dan pemangku kepentingan, antara lain IACC, Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI, PATELKI, Ikatan Dokter Indonesia atau IDI, serta Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia atau PDS PatKLIn. Partisipasi Domyadhu dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara lembaga filantropi, organisasi profesi, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan serta kesejahteraan masyarakat. Melalui Booth Zakat, para peserta tidak hanya mendapatkan akses layanan zakat dan donasi, tetapi juga dapat berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai program yang dijalankan oleh LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa. Program-program tersebut meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan, dan kemanusiaan yang ditujukan bagi anak-anak yatim, kaum dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan. Booth Zakat Permudah Masyarakat Menunaikan Zakat dan Sedekah Kehadiran Booth Zakat Domyadhu memberikan pilihan layanan secara langsung kepada peserta Indonesia Newborn Screening Week Campaign 2026. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai tata cara menunaikan zakat, infak, sedekah, dan bentuk donasi sosial lainnya. Tim Domyadhu juga memberikan penjelasan mengenai program penyaluran dana serta manfaat yang dihadirkan kepada para penerima manfaat. Layanan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan Domyadhu dalam mendekatkan pelayanan filantropi kepada masyarakat. Tidak hanya melalui kantor pelayanan, masyarakat juga dapat mengakses informasi dan menunaikan donasi melalui kanal digital yang telah disediakan. Domyadhu Perkenalkan Aplikasi Donasi dompetdonasi.id Dalam kegiatan tersebut, LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa turut memperkenalkan dompetdonasi.id, aplikasi donasi digital yang dikembangkan untuk memberikan pengalaman berbagi yang lebih mudah dan praktis. Aplikasi DompetDonasi.id dapat diunduh melalui Google Play Store dengan mencari nama “DompetDonasi”. Masyarakat juga dapat mengakses layanan donasi melalui website dompetdonasi.id. dompetdonasi.id menjadi platform yang memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menyalurkan: Zakat Infak Sedekah Wakaf Fidyah Kafarat Donasi sosial dan kemanusiaan lainnya Melalui satu platform, pengguna dapat memilih program kebaikan yang ingin didukung sesuai dengan kepedulian dan tujuan donasi masing-masing. Layanan digital tersebut memungkinkan masyarakat berbagi kapan saja tanpa harus datang langsung ke kantor atau lokasi pelayanan Domyadhu. Memudahkan Zakat dan Donasi Secara Digital Perkembangan teknologi memberikan peluang bagi lembaga filantropi untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui dompetdonasi.id, proses menunaikan zakat dan donasi dapat dilakukan menggunakan telepon pintar. Masyarakat dapat melihat pilihan program, menentukan jenis donasi, memilih nominal, serta menyelesaikan proses pembayaran melalui kanal yang tersedia. Kemudahan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi maupun keterbatasan akses menuju kantor pelayanan zakat. dompetdonasi.id juga menjadi sarana yang mempertemukan semangat berbagi masyarakat dengan berbagai kebutuhan penerima manfaat secara lebih efektif dan efisien. Bagian dari Transformasi Digital Domyadhu Kehadiran dompetdonasi.id merupakan bagian dari transformasi digital LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Transformasi digital tidak hanya dilakukan untuk mempermudah proses penghimpunan donasi, tetapi juga untuk memperluas jangkauan informasi mengenai berbagai program sosial. Dengan layanan yang semakin mudah diakses, Domyadhu berharap semakin banyak masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, sedekah, dan donasi sosial secara rutin. Dukungan tersebut nantinya dapat memperluas manfaat program bagi anak yatim, keluarga dhuafa, pasien yang membutuhkan bantuan kesehatan, pelajar dari keluarga prasejahtera, serta kelompok masyarakat lainnya. Sinergi Lembaga Filantropi dan Organisasi Profesi Kolaborasi antara LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa dan PATELKI menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga sosial dan organisasi profesi. Kepedulian terhadap kesehatan anak dapat berjalan beriringan dengan penguatan solidaritas sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui kolaborasi seperti ini, edukasi kesehatan, pelayanan sosial, serta literasi zakat dapat disampaikan kepada masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan. Sinergi tersebut juga membuka peluang bagi organisasi profesi, komunitas, perusahaan, dan lembaga lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai program kemanusiaan. Mengajak Masyarakat Membangun Budaya Berbagi Melalui partisipasi dalam Indonesia Newborn Screening Week Campaign 2026, Domyadhu berharap semakin banyak masyarakat memahami pentingnya membangun budaya berbagi. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat membuat proses berbagi menjadi semakin mudah sekaligus menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Dengan dukungan masyarakat, dana sosial dapat disalurkan melalui program yang terarah dan memberikan dampak berkelanjutan. Tunaikan Zakat dan Donasi melalui dompetdonasi.id Kini, masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, sedekah, wakaf, fidyah, kafarat, dan donasi sosial lainnya melalui aplikasi dompetdonasi.id. Berikut langkah mudah untuk berdonasi: Unduh aplikasi DompetDonasi melalui Google Play Store atau kunjungi dompetdonasi.id. Pilih jenis zakat atau program donasi yang ingin didukung. Tentukan nominal donasi. Pilih metode pembayaran yang tersedia. Lengkapi data dan konfirmasi pembayaran. Mari manfaatkan kemudahan teknologi untuk memperluas kebaikan. Tunaikan zakat dan donasi melalui DompetDonasi.id serta ikut hadirkan manfaat bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan masyarakat yang membutuhkan. Tentang LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Yatim dan Dhuafa atau LAZNAS Domyadhu merupakan lembaga pengelola zakat yang menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya. Dana tersebut disalurkan melalui berbagai program kesehatan, pendidikan, pemberdayaan, dan kemanusiaan. Domyadhu berkomitmen memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menunaikan zakat dan berbagi, sekaligus menjaga amanah para donatur agar dapat disalurkan kepada penerima manfaat yang membutuhkan.

Program Pengelolaan Sampah Pesantren Berbasis Ekonomi Sirkular
BERITA TERKINI 28 Juli 2026

Program Pengelolaan Sampah Pesantren Berbasis Ekonomi Sirkular

Bogor -  LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) menginisiasi program pengelolaan sampah pesantren berbasis ekonomi sirkular melalui kegiatan asesmen dan sosialisasi di Pondok Pesantren Al-A’raf, Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Hari Minggu, 26 Juli 2026. Mengangkat tema Transformasi Institusi Hijau dan Berkelanjutan, kegiatan ini menjadi tahap awal dalam membangun model tata kelola limbah domestik yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada kemandirian ekonomi pesantren. Program tersebut mengusung konsep Inisiasi Model Tata Kelola Limbah Domestik Berbasis Sirkularitas Ekologi dan Kemandirian Ekonomi di Lingkungan Pesantren. Melalui program ini, Domyadhu bersama Pondok Pesantren Al-A’raf dan Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa berupaya mengubah cara pandang warga pesantren terhadap sampah. Sampah tidak lagi dianggap sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi sebagai sumber daya yang dapat dipilah, diolah, dan dimanfaatkan kembali. Menjawab Permasalahan Sampah di Lingkungan Pesantren Pondok Pesantren Al-A’raf berlokasi di Kampung Cikawung, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pesantren tersebut menghadapi keterbatasan lahan penampungan sampah yang menyebabkan terjadinya penumpukan limbah domestik. Kondisi ini semakin sulit karena pengangkutan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup hanya dilakukan sekitar satu kali dalam sebulan. Ketika hujan turun, sampah yang menumpuk berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, mengundang lalat, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi para santri dan seluruh warga pesantren. Selain keterbatasan sarana, belum terbentuknya kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik juga menjadi salah satu tantangan yang perlu segera ditangani. Atas dasar tersebut, Domyadhu memulai program dengan melakukan asesmen untuk memetakan kondisi lapangan, pola produksi sampah, kebiasaan warga pesantren, serta kebutuhan sarana pengelolaan sampah. Asesmen dan Edukasi Pengelolaan Sampah Pesantren Kegiatan diawali dengan sambutan dari pimpinan Pondok Pesantren Al-A’raf, Direktur LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa, serta Ketua Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa. Setelah pembukaan, tim melakukan asesmen kepada pimpinan pesantren, dewan guru, pengurus, santri laki-laki, dan santri perempuan. Asesmen ini bertujuan memperoleh gambaran mengenai kondisi pengelolaan sampah yang selama ini berjalan di lingkungan pesantren. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan presentasi edukasi dan sosialisasi oleh Ketua Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa. Para peserta diperkenalkan pada pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber, pengolahan limbah organik, pengelolaan sampah anorganik, serta penerapan ekonomi sirkular. Sebanyak 248 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari pimpinan pondok, dewan guru, pengurus pesantren, dan sekitar 220 santri. Seluruh warga Pondok Pesantren Al-A’raf diharapkan menjadi penerima manfaat dari program pengelolaan sampah pesantren ini. Sampah Organik Diolah Menjadi Kompos Salah satu rencana utama program adalah mengoptimalkan pemanfaatan sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari pesantren. Sisa makanan, daun, dan limbah organik lainnya akan diarahkan untuk diolah menjadi kompos. Hasil pengolahan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk tanaman dan penghijauan di lingkungan pesantren. Pengolahan sampah organik juga diharapkan dapat mengurangi bau, mencegah munculnya lalat, serta menekan jumlah sampah yang harus ditampung dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir atau TPA. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah organik yang sebelumnya menjadi permasalahan dapat berubah menjadi sumber daya yang bermanfaat bagi lingkungan pesantren. Sampah Anorganik Menjadi Sumber Nilai Ekonomi Selain mengolah sampah organik, program ini juga mendorong pemilahan sampah anorganik, seperti botol plastik, kardus, kertas, kaleng, dan berbagai kemasan yang masih memiliki nilai jual. Sampah anorganik yang telah dipilah akan diarahkan untuk dikelola melalui sistem bank sampah. Melalui mekanisme tersebut, sampah yang terkumpul dapat disalurkan kepada mitra pengelola atau pihak daur ulang. Hasil pengelolaannya diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi yang mendukung kebutuhan maupun kegiatan produktif pesantren. Ketua Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa, Ustaz Baharuddin, menyampaikan bahwa setiap limbah memiliki potensi untuk dimanfaatkan apabila dikelola dengan pengetahuan dan metode yang tepat. Tidak ada yang namanya sampah, karena limbah yang kita buang, baik organik maupun anorganik, semuanya bisa memiliki nilai. Hanya saja, kita belum mengetahui cara mengelolanya agar memiliki manfaat, Islam tidak hanya mengajarkan cara menyucikan diri melalui wudu, tetapi juga menyucikan bumi dari kerusakan. Transformasi institusi hijau adalah bentuk nyata kepemimpinan modern - di mana setiap sampah yang kita kelola dengan bijak adalah wujud ibadah dan kasih sayang kepada alam. ujar Ustaz Baharuddin. Mencetak Santri sebagai Agen Perubahan Lingkungan Program pengelolaan sampah pesantren ini tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana, tetapi juga pada perubahan pengetahuan, kebiasaan, dan perilaku. Santri, guru, dan pengurus pesantren akan dilibatkan dalam proses pemilahan dan pengolahan sampah. Pelibatan tersebut diharapkan dapat membentuk budaya hidup bersih, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Santri juga diharapkan mampu membawa pengetahuan tersebut ketika kembali ke keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan agama dan akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan lingkungan. Budaya pengelolaan sampah yang diterapkan di pesantren dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter sekaligus praktik nyata dalam menjaga amanah terhadap alam. Menuju Pesantren Hijau dan Berkelanjutan Melalui program ini, Domyadhu ingin mendorong Pondok Pesantren Al-A’raf menjadi salah satu model pesantren hijau yang mampu mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Model pengelolaan yang dikembangkan akan mencakup pemilahan sampah dari sumber, pengolahan sampah organik menjadi kompos, pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah, edukasi warga pesantren, serta penguatan sistem pengawasan dan evaluasi. Apabila program berjalan dengan baik, model tersebut diharapkan dapat direplikasi dan diterapkan di pondok pesantren lainnya. Replikasi program menjadi langkah penting karena persoalan sampah tidak hanya terjadi di satu tempat. Banyak pesantren memiliki jumlah penghuni yang besar dan menghasilkan limbah domestik setiap hari, tetapi belum mempunyai sistem pengelolaan yang memadai. Kolaborasi antara lembaga filantropi, pesantren, komunitas lingkungan, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat diperlukan untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah yang lebih kuat. Dukung Program Pengelolaan Sampah Pesantren Domyadhu mengajak masyarakat, donatur, komunitas, dan mitra perusahaan untuk mendukung inisiasi perubahan tata kelola limbah di Pondok Pesantren Al-A’raf. Dukungan masyarakat akan membantu pesantren menghadirkan sarana pemilahan sampah, tempat pengolahan limbah organik, perlengkapan kebersihan, sistem bank sampah, serta kegiatan edukasi dan pendampingan secara berkelanjutan. Keterlibatan Anda tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga ikut membangun kemandirian pesantren dan mendidik generasi santri yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Mari dukung Pondok Pesantren Al-A’raf menjadi pesantren hijau, bersih, mandiri, dan berkelanjutan. Salurkan sedekah dan dukungan terbaik Anda melalui kanal donasi resmi Domyadhu di dompetdonasi.id. Bersama Domyadhu, ubah sampah menjadi manfaat dan hadirkan lingkungan pesantren yang lebih sehat untuk tumbuhnya generasi masa depan.

Kolaborasi untuk Bangun Pondok Pesantren Berbasis Ekonomi Sirkular
BERITA TERKINI 23 Juli 2026

Kolaborasi untuk Bangun Pondok Pesantren Berbasis Ekonomi Sirkular

Bogor, Juli 2026 - LAZNAS Yayasan Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) bersama Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa (Salaka) resmi menandatangani kerja sama strategis dalam pengembangan Program Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular di Pondok Pesantren Al-A'raf. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, mandiri, produktif, dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi juga membangun budaya peduli lingkungan melalui edukasi, sistem pemilahan sampah, pengolahan limbah organik menjadi kompos, serta pengembangan bank sampah yang memiliki nilai ekonomi bagi pesantren.  Komitmen Mewujudkan Pesantren Ramah Lingkungan Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Domyadhu dalam mendukung pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek lingkungan hidup, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui penerapan konsep ekonomi sirkular, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah yang harus dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah kembali menjadi produk bernilai guna maupun bernilai ekonomi.  Lima Tujuan Utama Program Pengelolaan Sampah Program kolaborasi Domyadhu dan Salaka memiliki lima tujuan strategis, yaitu: Mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui sistem pemilahan dan pengolahan sampah. Meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta perubahan perilaku santri, guru, dan pengurus terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Mengoptimalkan pemanfaatan sampah organik menjadi kompos serta sampah anorganik melalui sistem bank sampah yang menghasilkan nilai ekonomi. Menekan biaya operasional pengangkutan sampah yang selama ini menjadi beban pesantren. Menjadikan Pondok Pesantren Al-A'raf sebagai model pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular yang dapat direplikasi oleh pesantren lain di Indonesia. Sinergi Dua Lembaga untuk Lingkungan yang Lebih Baik Penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua lembaga, di antaranya: Iik Iksandii, S.E. – Direktur Utama LAZNAS Yayasan Dompet Yatim dan Dhuafa. Andrian Nur, S.E. – Direktur Program Domyadhu. Saiful Bahri – Wakil Ketua Yayasan Dompet Yatim dan Dhuafa. Baharudin – Ketua Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa. Ahmad Ansori – Pengurus Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa persoalan lingkungan memerlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari lembaga sosial, organisasi lingkungan, hingga institusi pendidikan. Memberikan Manfaat bagi 260 Penerima Manfaat Program ini akan memberikan dampak langsung kepada 260 penerima manfaat, yang terdiri dari: 200 santri mukim 60 dewan guru dan pengurus pesantren Selain memperoleh lingkungan yang lebih bersih, para santri juga akan mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan sampah, pelestarian lingkungan, serta penerapan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Sampah Bukan Masalah, tetapi Peluang Melalui program ini, Domyadhu dan Salaka ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Dengan sistem pilah, olah, dan manfaat, sampah organik dapat diolah menjadi kompos untuk mendukung penghijauan pesantren, sementara sampah anorganik dapat dikumpulkan melalui bank sampah sehingga menghasilkan nilai ekonomi yang membantu mendukung operasional pesantren. Konsep ini sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan, mengurangi beban TPA, serta menciptakan ekosistem pesantren yang lebih mandiri dan berkelanjutan.   Model Pesantren Berbasis Ekonomi Sirkular Domyadhu menargetkan Pondok Pesantren Al-A'raf menjadi pilot project pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di Indonesia. Apabila program ini berhasil, model tersebut akan dikembangkan ke berbagai pesantren binaan lainnya sehingga semakin banyak lembaga pendidikan Islam yang mampu mengelola sampah secara mandiri, menghasilkan manfaat ekonomi, sekaligus menjadi pelopor pelestarian lingkungan.  Mari Bersama Membangun Pesantren yang Bersih dan Berkelanjutan Setiap kontribusi yang diberikan masyarakat bukan hanya membantu mengatasi persoalan sampah di lingkungan pesantren, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pendidikan generasi yang peduli lingkungan. Domyadhu mengajak seluruh masyarakat, perusahaan, komunitas, dan para dermawan untuk berpartisipasi dalam mendukung berbagai program pemberdayaan pesantren, termasuk pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Bersama, kita dapat menciptakan pesantren yang lebih bersih, sehat, mandiri, dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitar dalam menjaga bumi untuk generasi mendatang.  

Sambut Muharram 1448 H, Laznas Domyadhu Luncurkan 1.000 Paket Kebaikan Muliakan Yatim dan Dhuafa
BERITA TERKINI 16 Juni 2026

Sambut Muharram 1448 H, Laznas Domyadhu Luncurkan 1.000 Paket Kebaikan Muliakan Yatim dan Dhuafa

  Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) meluncurkan program “1.000 Paket Kebaikan Muharram” bertemakan “Muliakan Yatim & Dhuafa, Berdayakan Sesama”. Program tersebut menjadi wujud kepedulian sosial untuk menghadirkan kebahagiaan, harapan, serta dukungan nyata bagi anak yatim, dhuafa, janda, lansia, dan keluarga prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia. “Bulan Muharram merupakan momentum istimewa untuk memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan. Melalui Program 1.000 Paket Kebaikan Muharram, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan kebahagiaan, harapan, dan kesempatan yang lebih baik bagi mereka yang membutuhkan dukungan kita,” kata Direktur Laznas Domyadhu, Iik Iksandi di Depok, Jawa Barat, Senin (15/6/2026) malam. Program itu, kata dia, akan menjangkau delapan provinsi, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Sumatera, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 1.000 penerima manfaat akan memperoleh bantuan yang dirancang untuk mendukung pendidikan, kebahagiaan, serta ketahanan ekonomi keluarga.   Beragam Program untuk Yatim dan Dhuafa Iik menjelaskan, penyaluran bantuan diawali di salah satu Asrama Asuh Yatim dan Dhuafa Dompet Yatim dan Dhuafa yang berlokasi di Tanah Baru, Depok, sebagai kick off pelaksanaan program Muharram tahun ini. Ia menyebut, sebanyak 1.000 Paket Kebaikan Muharram terdiri atas 300 paket pendidikan untuk yatim dan dhuafa berupa santunan tunai serta perlengkapan sekolah, 300 program belanja bersama yatim dan dhuafa yang memberikan kesempatan bagi anak-anak memilih sendiri kebutuhan sekolah maupun kebutuhan pribadinya, serta 300 program wisata edukasi sebagai sarana pembelajaran, motivasi, dan penguatan karakter. Selain itu, kata dia, tersedia pula 100 paket bantuan sembako yang diperuntukkan bagi keluarga prasejahtera, janda, dan lansia guna membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Hadirkan Kebahagiaan dan Harapan Dirut Laznas Domyadhu itu berharap, program tersebut tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang mampu meningkatkan rasa percaya diri, semangat belajar, serta kebahagiaan bagi para penerima manfaat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa sebagai generasi penerus bangsa. Sebagai lembaga amil zakat nasional yang berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat dan pengasuhan anak yatim serta dhuafa, Laznas Domyadhu terus mengembangkan berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pengasuhan, dan kemanusiaan yang memberikan dampak berkelanjutan. Ajak Masyarakat Berkolaborasi Melalui Program 1.000 Paket Kebaikan Muharram, Laznas Domyadhu juga mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi melalui donasi, kemitraan perusahaan, komunitas, maupun kolaborasi sosial lainnya. Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat program sehingga semakin banyak anak yatim, dhuafa, dan keluarga prasejahtera yang merasakan dukungan serta kepedulian di momentum Muharram 1448 Hijriah.

STIE ARLINDO dan LAZNAS DOMYADHU Teken MoU Kerja Sama Pendidikan dan Pemberdayaan Sosial
BERITA TERKINI 13 Juni 2026

STIE ARLINDO dan LAZNAS DOMYADHU Teken MoU Kerja Sama Pendidikan dan Pemberdayaan Sosial

Bekasi, 12 Juni 2026 — STIE ARLINDO resmi menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Dompet Yatim dan Dhuafa melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman yang berlangsung di Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat, 12 Juni 2026. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga sosial, khususnya dalam bidang pendidikan, pengabdian masyarakat, pemberdayaan sosial, serta penguatan kompetensi mahasiswa. Dalam kegiatan tersebut, STIE ARLINDO diwakili oleh Dr. Didik Setiyadi, S.Kom., M.Kom selaku Ketua STIE ARLINDO, serta Yadi Supriyadi, S.M selaku Kepala Bagian Marketing. Sementara itu, LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa diwakili oleh Iik Iksandi, SE selaku Direktur, Vikri Permana selaku Wakil Ketua II, dan Andrian Nur selaku Direktur Pendayagunaan. Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh komitmen bersama untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga zakat. Melalui kemitraan ini, kedua pihak berupaya membangun ruang kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pada penguatan kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat. Wujud Sinergi Pendidikan, Sosial, dan Pengabdian Masyarakat MoU antara STIE ARLINDO dan LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa ini menjadi bagian dari upaya mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan. Keterlibatan tersebut menjadi sarana pembelajaran praktis di luar ruang kelas, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melihat langsung realitas sosial yang ada di masyarakat. Kolaborasi ini juga membuka peluang pengembangan berbagai program yang berdampak, seperti beasiswa pendidikan, pelatihan kewirausahaan, kegiatan sosial kemanusiaan, penelitian, pendampingan masyarakat, serta penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang sosial, ekonomi, dan kepemimpinan. Dorong Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi Masyarakat Sebagai lembaga amil zakat nasional yang bergerak dalam pelayanan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan yatim dhuafa, LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa melihat kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk memperluas manfaat program kepada masyarakat. Melalui sinergi bersama STIE ARLINDO, program-program pemberdayaan diharapkan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Kehadiran perguruan tinggi dalam kegiatan sosial juga menjadi nilai tambah karena dapat memperkuat aspek edukasi, pendampingan, serta pengembangan kapasitas penerima manfaat. Beberapa bentuk realisasi kerja sama yang dapat dikembangkan antara lain program beasiswa bagi anak yatim dan dhuafa, pelatihan kewirausahaan untuk masyarakat prasejahtera, kegiatan sosial mahasiswa, pengabdian masyarakat, riset sosial, hingga program peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Mahasiswa Dapat Pengalaman Langsung di Tengah Masyarakat Kerja sama ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa STIE ARLINDO untuk terlibat dalam aktivitas sosial yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengembangkan empati, kepedulian, kemampuan komunikasi, serta pemahaman terhadap persoalan sosial dan ekonomi di lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, dan semangat untuk memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Melalui program kolaboratif ini, mahasiswa dapat belajar bahwa ilmu pengetahuan memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan sosial. Pendidikan tidak hanya menjadi jalan untuk meningkatkan kompetensi pribadi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun perubahan yang lebih luas bagi masyarakat Komitmen Bersama Membangun SDM Unggul dan Berkarakter Penandatanganan MoU antara STIE ARLINDO dan LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga sosial diharapkan mampu melahirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan adanya kerja sama ini, STIE ARLINDO dan LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa berkomitmen untuk terus mengembangkan program yang memberikan manfaat luas, baik bagi mahasiswa, penerima manfaat, maupun masyarakat secara umum. DOMYADHU Terus Buka Ruang Kolaborasi Kebaikan LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari lembaga pendidikan, perusahaan, komunitas, hingga masyarakat umum, untuk bersama-sama menghadirkan program yang bermanfaat bagi yatim, dhuafa, dan masyarakat prasejahtera. Melalui kolaborasi kebaikan, setiap pihak dapat mengambil peran dalam mendukung pendidikan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan. Mari terus dukung program pendidikan, sosial, dan pemberdayaan LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa agar semakin banyak anak yatim, dhuafa, dan masyarakat prasejahtera yang merasakan manfaatnya. Dukung program pendidikan dan pemberdayaan bersama LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa. Setiap kontribusi yang diberikan dapat menjadi jalan kebaikan untuk membantu anak yatim, dhuafa, dan masyarakat prasejahtera meraih masa depan yang lebih baik.

chevron_left 123...5 chevron_right
Hubungi CS Domyadhu