Berita Terkini
Domyadhu Terus Hadirkan Makanan Siap Saji dan Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tam
Aceh Tamiang - Alhamdulillah, respon kemanusiaan LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) di wilayah terdampak banjir Aceh Tamiang masih terus berjalan. Pada Jumat, 9 Januari 2026, sejak pagi hari tim relawan kembali menguatkan operasional Posko dan Dapur Umum Domyadhu di Masjid Jami’ Thursina untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat dan relawan tetap terpenuhi.

Sejak pagi, tim melakukan belanja keperluan dapur, kemudian memasak dan membungkus makanan siap saji berupa nasi, telur balado, dan capcay yang dipersiapkan untuk kebutuhan siang hingga malam hari. Makanan ini dibagikan kepada warga terdampak banjir di sekitar posko serta para relawan yang masih berjibaku di lapangan.

Selain operasional dapur umum, tim juga melakukan pembersihan Masjid Jami’ Thursina sebagai pusat aktivitas posko dan tempat ibadah warga. Masjid menjadi titik penting bagi masyarakat untuk beristirahat, beribadah, dan mendapatkan bantuan, sehingga kebersihannya menjadi prioritas agar aktivitas tetap berjalan dengan aman dan nyaman.

Dalam rangka memastikan kondisi wilayah terdampak lainnya, tim melakukan peninjauan ke Pesantren Darul Mukhlisin serta wilayah sekitar yang dilintasi banjir, sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak di sekitarnya. Dokumentasi kegiatan dilakukan melalui foto dan video, termasuk menggunakan drone, untuk memberikan gambaran kondisi lapangan secara lebih menyeluruh kepada para donatur dan publik.

Tim juga meninjau kondisi tenda-tenda pengungsian di pinggir Sungai Tamiang, guna melihat langsung situasi penyintas dan kebutuhan lanjutan yang masih diperlukan. Di hari yang sama, Tim 1 Domyadhu kembali ke Jakarta melalui penerbangan dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Soekarno-Hatta, sementara tim lainnya tetap melanjutkan tugas di posko.

Pada siang hari, tim bergerak menuju Rantau Panjang untuk melakukan pengecekan kondisi lapangan sekaligus membawa makanan siap saji untuk dibagikan kepada warga. Namun, setelah dilakukan survei, lokasi terdalam yang menjadi target awal belum dapat diakses karena kondisi jalan yang belum memungkinkan, sehingga bantuan makanan dibagikan kepada warga di area yang masih bisa dijangkau.

Menjelang sore hingga malam hari, seluruh tim kembali ke posko untuk beristirahat dan melakukan persiapan kegiatan lanjutan di hari berikutnya.

Ketika Kepedulian Bertemu Kebutuhan Nyata
Di lapangan, kebutuhan pangan, kebersihan lingkungan, dan pemulihan fasilitas umum masih menjadi kebutuhan utama masyarakat pascabencana. Di saat yang sama, para donatur Sahabat Domyadhu dan orang Baik memiliki keinginan kuat untuk menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji. Sinergi antara want dan need inilah yang membuat bantuan terus mengalir dan harapan tetap menyala.

Allah SWT berfirman:
“Barang siapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al-Ma’idah: 32)

Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah beriman seseorang di antara kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Terima Kasih Sahabat Domyadhu dan Orang Baik
LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh Sahabat Domyadhu dan Orang Baik yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk membantu masyarakat Aceh Tamiang. Setiap paket makanan, setiap sembako, dan setiap dukungan operasional posko adalah bukti nyata kepedulian yang menguatkan langkah para penyintas untuk bangkit kembali.

Perjuangan belum usai. Kebutuhan pangan, sanitasi, serta dukungan pemulihan fasilitas umum masih sangat dibutuhkan. Mari terus bersama membersamai saudara-saudara kita hingga kondisi benar-benar pulih.

#PulihkanBencanaSumatera #AcehBangkit #DomyadhuPeduli #BersamaUntukKemanusiaan